Pages

TPP KECAMATAN KATOI

KABUPATEN KOLAKA UTARA

PELABUHAN PENYEBERANGAN KAPAL FERRY KOLAKA UTARA

DESA KATOI KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

PELABUHAN PENYEBERANGAN KAPAL FIBER KOLAKA UTARA

DESA KATOI KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

WISATA PARANGDATU

DESA UJUNG TOBAKU KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

KEINDAHAN TERUMBU KARANG WISATA PARANGDATU

DESA UJUNG TOBAKU KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

Rabu, 01 Juli 2026

Program Ketahanan Pangan Panen Ikan Bandeng BUMDes Sumber Berkah Desa Simbula

Simbula, Katoi – Pemerintah Desa Simbula bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Berkah melaksanakan panen ikan bandeng hasil Program Ketahanan Pangan yang dikelola oleh BUMDes Sumber Berkah Desa Simbula. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor perikanan budidaya.

Panen ikan bandeng tersebut dihadiri oleh Camat Katoi, Bapak Rusdin, S.Sos., MM, Kepala Desa Simbula, Bapak Masnur, SE, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Katoi, serta masyarakat Desa Simbula yang turut menyaksikan dan berpartisipasi dalam kegiatan panen.

Dalam sambutannya, Camat Katoi, Bapak Rusdin, S.Sos., MM, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Simbula dan pengelola BUMDes Sumber Berkah yang telah berhasil mengelola program ketahanan pangan melalui budidaya ikan bandeng. Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus menciptakan peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Simbula, Bapak Masnur, SE, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, pendamping desa, dan masyarakat. Ia berharap usaha budidaya ikan bandeng ini dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Simbula.

Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan Katoi juga memberikan dukungan terhadap pengembangan usaha BUMDes agar terus meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, baik dari sisi produksi, manajemen, maupun pemasaran hasil panen.

Masyarakat Desa Simbula menyambut baik keberhasilan panen tersebut. Selain menjadi sumber pangan bergizi, budidaya ikan bandeng diharapkan mampu membuka lapangan kerja serta menjadi salah satu usaha unggulan desa yang berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Melalui keberhasilan panen ini, Pemerintah Desa Simbula berharap Program Ketahanan Pangan yang dikelola oleh BUMDes Sumber Berkah dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi lokal untuk mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan berketahanan pangan.

Selasa, 09 Juni 2026

Penyaluran BLT Dana Desa Tahap II Periode April–Juni 2026 di Desa Maruge


Maruge, Katoi – Pemerintah Desa Maruge, Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, melaksanakan kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II Tahun Anggaran 2026 untuk periode April hingga Juni. Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat pengawalan dari berbagai unsur terkait.

Penyaluran BLT-DD Tahap II ini diberikan kepada 5 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah desa dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun penerima bantuan tersebut adalah Asruddin, Abd. Wahid, Salma, Martini, dan Mariana.

Kegiatan penyaluran bantuan dibuka oleh Bapak Irwan yang mewakili Camat Katoi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa BLT Dana Desa merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

"Kami berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Pemerintah desa juga diharapkan terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program bantuan sosial," ujar Irwan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Maruge, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa (PD) Kecamatan Katoi, Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Katoi, Babinsa, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Kader Desa, serta para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Desa Maruge dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyaluran BLT-DD merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan mengawal proses penyaluran bantuan sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Dengan terlaksananya penyaluran BLT Dana Desa Tahap II periode April–Juni 2026 ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi para penerima manfaat serta mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Maruge.

Redaksi
TPP Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara.

Senin, 01 Juni 2026

Struktur Redaksi WebBlogspot TPP Katoi


Pelindung/Penasehat: Camat Katoi

Penanggungjawab: Munirah, ST

                               Andi Masjono Rasjied, ST

Pemimpin Redaksi: Lanafidal Bahrun, S.Sos

Staf Redaksi: Muhammad Aqzar, S.Pd

Biro-biro:

1. Biro Jurnalis Desa Lanipa-nipa 

2. Biro Jurnalis Desa Ujung Tobaku

3. Biro Jurnalis Desa Katoi

4. Biro Jurnalis Desa Simbula

5. Biro Jurnalis Desa Maruge

6. Biro Jurnalis Desa Lambuno

Selasa, 19 Mei 2026

OJT KPM SE-KECAMATAN KATOI TAHUN 2026

Katoi, 2026 — Kegiatan On The Job Training (OJT) bagi Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kecamatan Katoi Tahun 2026 resmi dibuka oleh Ketua BKAD Kecamatan Katoi (Naswir). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman para KPM dalam pelaksanaan pendataan dan pendampingan masyarakat di desa.

Acara pembukaan berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri oleh para KPM dari seluruh desa di Kecamatan Katoi, pendamping desa, serta unsur pemerintah desa. Dalam sambutannya, Ketua BKAD Kecamatan Katoi, menyampaikan pentingnya peran KPM dalam mendukung program pembangunan desa, khususnya dalam bidang kesehatan, pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Beliau juga berharap melalui kegiatan OJT ini, para peserta dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lapangan secara maksimal.

“KPM memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah desa melakukan pendataan dan pendampingan masyarakat. Melalui OJT ini diharapkan seluruh peserta semakin profesional dan aktif dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ketua BKAD Kecamatan Katoi saat membuka kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi terkait penggunaan aplikasi pendataan eHDW, teknik pendampingan masyarakat, serta praktik langsung penginputan data. Kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab guna memperkuat pemahaman peserta.

Kegiatan OJT KPM Tahun 2026 ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kerja KPM sehingga program pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kecamatan Katoi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

 

Minggu, 17 Mei 2026

PERESMIAN KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH 1061 UNIT

Presiden Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam acara yang dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan melalui pengembangan koperasi yang produktif dan terintegrasi.

Sebanyak 1.061 KDKMP yang mulai beroperasi tersebut terdiri atas 530 unit di Jawa Timur yang tersebar di tujuh kabupaten, serta 531 unit di Jawa Tengah yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Operasionalisasi koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo terlebih dahulu melakukan peninjauan fasilitas Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak yang dipandu oleh jajaran menteri terkait. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung kesiapan operasional koperasi, mulai dari sistem distribusi pangan, pengelolaan hasil pertanian, hingga dukungan infrastruktur bagi pemberdayaan masyarakat desa.

Usai peninjauan, acara peresmian dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan doa bersama. Suasana berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih, unsur TNI-Polri, kepala daerah, serta para pengurus koperasi dari berbagai daerah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian ini bukan sekadar meresmikan bangunan fisik, melainkan menghadirkan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa di Indonesia. Menurut Zulhas, KDKMP merupakan bentuk pelaksanaan ekonomi konstitusional, di mana negara hadir untuk memastikan rakyat menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat utama pembangunan.

“Inilah wujud ekonomi konstitusional. Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok, tetapi memastikan rakyat menjadi pelaku utama dan penerima manfaat utama pembangunan. Itu selalu arahan Bapak Presiden kepada kami,” ujar Menko Zulhas.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP merupakan tonggak bersejarah bagi Indonesia. Kepala Negara menilai langkah tersebut menjadi pencapaian penting karena untuk pertama kalinya pemerintah mampu meresmikan ribuan koperasi yang telah siap beroperasi secara fisik lengkap dalam waktu yang relatif singkat.

“Hari ini adalah hari yang penting, adalah tonggak bersejarah. Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, kalau kita cari ada suatu negara, suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi seribu lebih koperasi secara fisik, gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada, ada truk, ada pickup, ada kendaraan tiga roda, saya kira hari ini cukup penting,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menyoroti kecepatan pembangunan program tersebut yang menurutnya berhasil diwujudkan kurang dari satu tahun sejak konsep awal dirancang. Bahkan, pembangunan fisik koperasi disebut baru dimulai sekitar November 2025 dan dalam waktu sekitar tujuh bulan pemerintah telah berhasil mengoperasionalkan 1.061 koperasi.

“Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi. Tetapi, tadi dilaporkan oleh Menko Pangan, secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000, 9.000 gedung, 9.000 gudang, 9.000 sistem. Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ungkap Presiden Prabowo.


Senin, 13 April 2026

OJT Pemeringkatan BUMDes Kecamatan Katoi Tahun 2026

 

OJT Pengisian Kuesioner Pemeringkatan BUMDes Kecamatan Katoi Tahun 2026

Lasusua - Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), telah dilaksanakan kegiatan On the Job Training (OJT) pengisian kuesioner pemeringkatan BUMDes se-Kecamatan Katoi Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Miken Cafe & Resto Lasusua.

Kegiatan OJT ini difasilitasi oleh Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Pendamping Desa (PD) Kecamatan Katoi, dengan tujuan memberikan pemahaman teknis kepada pengelola BUMDes dalam mengisi instrumen pemeringkatan secara tepat dan akurat. Pengisian kuesioner ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pengembangan BUMDes agar lebih profesional dan berdaya saing.

Turut hadir Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Kolaka Utara yang memberikan arahan sekaligus pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan. Dalam sambutannya, TAPM menekankan pentingnya validitas data dalam kuesioner sebagai dasar penilaian kinerja BUMDes di tingkat kabupaten hingga nasional.

Peserta kegiatan terdiri dari pengurus BUMDes se-Kecamatan Katoi yang mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi, serta praktik langsung pengisian kuesioner. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya interaksi selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh BUMDes di Kecamatan Katoi mampu memahami indikator pemeringkatan serta meningkatkan kualitas tata kelola usaha desa. Dengan demikian, BUMDes dapat berkontribusi lebih optimal dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan evaluasi, serta komitmen bersama untuk terus memperkuat kapasitas BUMDes di wilayah Kecamatan Katoi.

Kamis, 09 April 2026

Rakor TPP Kolaka Utara, April 2026


Rakor TPP Kolaka Utara, April 2026

Lasusua – Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Kolaka Utara menggelar rapat koordinasi (rakor) melalui zoom meeting dalam rangka memperkuat kinerja pendampingan desa, pada hari Kamis 9 April 2026.

Rakor tersebut diikuti oleh seluruh tenaga pendamping desa (TAPM, PD dan PLD) di wilayah Kabupaten Kolaka Utara dan membahas sejumlah agenda penting terkait program pemberdayaan dan pembangunan desa.

Koordinator TPP Kabupaten Kolaka Utara (A. Nur Amri) dalam arahannya menyampaikan pentingnya sinergi dan peningkatan kinerja pendamping dalam menghadapi target program tahun 2026. “Pendamping desa diharapkan dapat bekerja lebih optimal dan terukur, terutama dalam mendukung program prioritas nasional,” ujarnya.

Adapun agenda utama yang dibahas dalam rakor meliputi:

  1. SPK dan Adendum TPP Tahun 2026
    Peserta rakor mendapatkan penjelasan terkait penyusunan Surat Perjanjian Kerja (SPK) serta adendum untuk tahun 2026. Hal ini bertujuan untuk memastikan kejelasan tugas, tanggung jawab, serta indikator kinerja bagi seluruh TPP.
  2. Percepatan Pemeringkatan BUMDes
    Rakor juga menekankan pentingnya percepatan pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai indikator perkembangan ekonomi desa. Pendamping desa diminta aktif melakukan pendataan, pembinaan, serta pelaporan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
  3. Evaluasi BlogSpot Desa
    Dalam upaya mendorong transparansi dan digitalisasi desa, dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan BlogSpot desa. Pendamping desa diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi media digital sebagai sarana informasi publik dan promosi potensi desa.

Selama kegiatan berlangsung, peserta rakor juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan, sehingga dapat dirumuskan solusi bersama.

Dengan terselenggaranya rakor ini, diharapkan seluruh TPP di Kabupaten Kolaka Utara dapat semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas pendampingan, serta mampu mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.

Minggu, 05 April 2026

Program Ketahanan Pangan-Panen Ikan Bandeng

Panen Perdana Ikan Bandeng, BUMDes Sumber Berkah Simbula Dorong Ketahanan Pangan Desa

Simbula  – Program ketahanan pangan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Berkah Desa Simbula Kecamatan Katoi Kabupaten Kolaka Utara, mulai menunjukkan hasil positif. Hal ini ditandai dengan panen perdana ikan bandeng yang dilaksanakan pada pekan ini di area tambak desa.

Kegiatan panen tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, pengurus BUMDes serta masyarakat setempat yang turut berperan dalam pengelolaan tambak. Kepala Desa Simbula (Masnur, SE) menyampaikan bahwa program budidaya ikan bandeng ini merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong perekonomian masyarakat desa.

“Program ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi warga,” ujarnya.

BUMDes Sumber Berkah Simbula mengelola tambak secara bertahap dengan memanfaatkan potensi lahan pesisir yang selama ini belum optimal. Dengan pendampingan teknis serta kerja sama masyarakat, budidaya ikan bandeng berhasil menghasilkan panen yang cukup memuaskan pada tahap awal.

Ketua BUMDes (Mayasari) menjelaskan bahwa hasil panen akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat desa serta dipasarkan ke wilayah sekitar. Ke depan, pihaknya berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Masyarakat desa menyambut baik keberhasilan panen tersebut. Salah satu warga mengaku program ini sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan keluarga serta memberikan keterampilan baru dalam bidang budidaya perikanan.

Pemerintah Kecamatan Katoi turut mengapresiasi inisiatif Desa Simbula dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan.

Dengan adanya program ini, Desa Simbula optimistis dapat menjadi salah satu desa mandiri pangan di Kabupaten Kolaka Utara, sekaligus memperkuat ekonomi berbasis masyarakat.