Pages

TPP KECAMATAN KATOI

KABUPATEN KOLAKA UTARA

PELABUHAN PENYEBERANGAN KAPAL FERRY KOLAKA UTARA

DESA KATOI KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

PELABUHAN PENYEBERANGAN KAPAL FIBER KOLAKA UTARA

DESA KATOI KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

WISATA PARANGDATU

DESA UJUNG TOBAKU KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

KEINDAHAN TERUMBU KARANG WISATA PARANGDATU

DESA UJUNG TOBAKU KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

Sabtu, 29 Agustus 2026

Jumat, 28 Agustus 2026

FESTIVAL DUTA DESA Gen-Z 2026

Jakarta, mercuswara.com - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggagas program bertajuk Festival Duta Desa Gen Z sebagai bagian dari upaya melibatkan generasi muda dalam pembangunan desa di berbagai daerah. Program ini digagas dengan menggandeng publik figur Mandala Shoji, sejalan dengan semangat besar "Bangun Desa Bangun Indonesia" yang terus digaungkan Kemendes PDT.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan hal tersebut saat bersilaturahmi dan buka bersama dengan jurnalis di kediamannya, Senin (16/3/2026). Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Badan Pengembangan Inovasi (BPI) Mulyadin Malik, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Agustomi Masik, Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP) Nugroho Setijo Nagoro, serta sejumlah staf khusus kementerian.

Yandri menjelaskan, Festival Duta Desa Gen Z ditujukan agar Generasi Z dapat terlibat langsung dalam mengembangkan potensi ekonomi dan pembangunan desa di berbagai daerah. Menurutnya, keterlibatan anak muda menjadi kunci penting untuk memaksimalkan potensi desa, mulai dari sektor desa wisata, desa ekspor, hingga sektor unggulan lainnya.

"Gen Z ini akan terlibat langsung untuk memaksimalkan potensi desa, seperti desa wisata, desa ekspor, dan lain sebagainya," kata Yandri.

Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar gimik semata, melainkan benar-benar diarahkan untuk menggali potensi desa sekaligus mendorong kreativitas Generasi Z dalam merancang gagasan pembangunan. Kemendes PDT bahkan berkomitmen memberikan pendampingan tidak hanya kepada para pemenang, tetapi juga kepada peserta yang belum terpilih, agar setiap gagasan tetap memiliki peluang untuk direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.

"Sehingga setiap ide baik tetap memiliki kesempatan untuk diwujudkan dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa," ungkap Yandri.

Sementara itu, Mandala Shoji yang turut menggagas program ini menjelaskan bahwa Festival Duta Desa Gen Z merupakan ajang pemilihan anak muda Generasi Z yang memiliki kreativitas untuk memajukan desanya masing-masing. Ia mengungkapkan, festival ini rencananya akan digelar setelah Lebaran 2026, dengan turut menggandeng kalangan selebritas, influencer, serta tokoh masyarakat desa yang sudah lebih dulu berkontribusi nyata bagi kemajuan desanya.

"Pada 2026 ini Festival Duta Desa Gen Z akan kita selenggarakan setelah Lebaran. Kita juga akan menggandeng selebritas dan influencer, serta masyarakat desa yang sudah berkontribusi untuk desanya, kita ajak bersinergi untuk menjadi contoh," kata Mandala.

Program ini turut sejalan dengan rangkaian Festival Bangun Desa Bangun Indonesia yang secara rutin digelar Kemendes PDT dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional, mencakup beragam kategori lomba seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Inspiratif, Desa Digital, Desa Ekspor, hingga Festival Film dan YouTuber Desa. Melalui sinergi berbagai program tersebut, Kemendes PDT berharap dapat mendorong lahirnya lebih banyak inovasi anak muda demi mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (mercusuar)

 

Kamis, 13 Agustus 2026

Pelepasan Benih Udang Paname Jadi Langkah Baru Program Ketahanan Pangan Desa Simbula

Simbula — Pemerintah Desa Simbula bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Berkah Desa Simbula melaksanakan kegiatan pelepasan benih udang paname sebagai bagian dari pengembangan Program Ketahanan Pangan Desa.

Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya BUMDes Sumber Berkah mengelola budidaya ikan bandeng yang telah memasuki masa panen beberapa minggu lalu. Setelah dilakukan evaluasi terhadap hasil budidaya tersebut, pengelola kemudian memilih budidaya udang paname sebagai alternatif usaha untuk mengoptimalkan potensi lahan dan meningkatkan produktivitas program ketahanan pangan desa.

Pelepasan benih udang paname diharapkan menjadi awal pengembangan usaha budidaya yang lebih produktif dan berkelanjutan. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi desa melalui pengelolaan usaha oleh BUMDes.

Kepala Desa Simbula menyampaikan bahwa pergantian komoditas dari ikan bandeng ke udang paname merupakan bagian dari proses evaluasi dan upaya mencari pola budidaya yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Budidaya ikan bandeng yang sebelumnya kita laksanakan sudah dipanen. Dari hasil evaluasi, kita mencoba mengembangkan komoditas lain melalui budidaya udang paname. Harapannya, usaha ini dapat berkembang dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan pendapatan desa,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola BUMDes Sumber Berkah menegaskan pentingnya pengawasan dan pemeliharaan secara rutin terhadap benih yang telah ditebar. Pengelolaan yang baik, mulai dari kualitas air, pemberian pakan hingga pemantauan pertumbuhan, menjadi faktor penting untuk mencapai hasil panen yang optimal.

Program budidaya udang paname ini diharapkan dapat menjadi salah satu unit usaha produktif BUMDes Sumber Berkah Desa Simbula sekaligus memperkuat pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Desa secara berkelanjutan.

Dengan adanya evaluasi terhadap kegiatan sebelumnya dan keberanian untuk melakukan inovasi, Pemerintah Desa Simbula berharap budidaya udang paname dapat memberikan hasil yang lebih baik serta menjadi sumber manfaat ekonomi bagi desa dan masyarakat.

 

Kamis, 06 Agustus 2026

Penginputan Indeks Desa 2026 Se-Kecamatan Katoi, Targetkan Tuntas 100 Persen dan Terbit Berita Acara Desa

Katoi – Pemerintah desa se-Kecamatan Katoi bersama Tim Indeks Desa (ID) Tahun 2026 melaksanakan penginputan data Indeks Desa dengan pendampingan langsung dari Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh data yang diinput sesuai kondisi riil desa, memenuhi seluruh indikator yang dipersyaratkan, serta dapat diselesaikan secara tepat waktu hingga terbit Berita Acara Desa.

Pendampingan dilakukan secara intensif kepada seluruh Tim Indeks Desa di setiap desa di Kecamatan Katoi. Setiap indikator diverifikasi secara cermat, didukung dengan dokumen pendukung yang valid, serta dilakukan pengecekan bersama sebelum data dikirim ke sistem Indeks Desa 2026.

Camat Katoi, Rusdin, S.Sos., M.M., mengapresiasi kerja sama seluruh pemerintah desa, Tim Indeks Desa, dan Pendamping Desa yang terus bersinergi dalam menyukseskan pelaksanaan penginputan Indeks Desa Tahun 2026.

"Indeks Desa merupakan salah satu instrumen penting dalam mengukur tingkat perkembangan dan kemandirian desa. Oleh karena itu, saya berharap seluruh pemerintah desa di Kecamatan Katoi dapat menyelesaikan penginputan data dengan baik, tepat waktu, dan sesuai kondisi yang sebenarnya. Saya mengapresiasi Pendamping Desa yang terus memberikan pendampingan sehingga target penyelesaian 100 persen hingga terbit Berita Acara Desa dapat tercapai," ujar Rusdin.

Sementara itu, Pendamping Desa Kecamatan Katoi, Munirah, ST., menegaskan bahwa pendampingan akan terus dilakukan hingga seluruh tahapan selesai dan tidak ada lagi desa yang mengalami kendala dalam proses penginputan.

"Kami berkomitmen mendampingi seluruh desa mulai dari proses pengisian indikator, verifikasi data, hingga penerbitan Berita Acara Desa. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, Tim Indeks Desa, dan pendamping, kami optimistis seluruh desa di Kecamatan Katoi dapat mencapai penyelesaian 100 persen," jelasnya.

Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Kecamatan Katoi, pemerintah desa, Tim Indeks Desa 2026, dan Pendamping Desa, diharapkan seluruh proses penginputan dapat selesai sesuai jadwal. Data Indeks Desa yang akurat dan valid akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan desa, penentuan program prioritas, serta upaya meningkatkan status kemajuan desa di Kecamatan Katoi.

 

Selasa, 04 Agustus 2026

TP PKK Kabupaten Kolaka Utara Lakukan Pembinaan Persiapan Penilaian Lomba Desa 2026 di Desa Lambuno

LAMBUNO – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kolaka Utara melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Lambuno, Kecamatan Katoi, dalam rangka pembinaan dan monitoring persiapan menghadapi Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Kolaka Utara Tahun 2026. Desa Lambuno dipercaya menjadi wakil Kecamatan Katoi pada ajang tahunan yang bertujuan mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan berbasis potensi lokal.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kolaka Utara beserta rombongan, Camat Katoi, Kepala Desa Lambuno, Ketua TP PKK Desa Lambuno, perangkat desa, kader PKK, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, TP PKK Kabupaten melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian lomba desa. Mulai dari administrasi pemerintahan desa, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, pelayanan kepada masyarakat, kebersihan lingkungan, ketahanan pangan keluarga, inovasi desa, hingga pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan potensi lokal.

Ketua TP PKK Kabupaten Kolaka Utara (Dra. Hj. A. Nurhayani Nurrahman) mengatakan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan Desa Lambuno sebelum menghadapi tim penilai tingkat kabupaten. Menurutnya, Lomba Desa bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan desa.

"Lomba Desa bukan semata-mata mengejar prestasi, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan peran PKK dalam pemberdayaan keluarga, serta membangun sinergi seluruh elemen masyarakat. Kami berharap Desa Lambuno dapat menampilkan seluruh potensi terbaik yang dimiliki sehingga mampu memberikan hasil yang membanggakan bagi Kecamatan Katoi," ujar Ketua TP PKK Kabupaten Kolaka Utara.

Sementara itu, Camat Katoi (Rusdin, S.Sos., MM) menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh TP PKK Kabupaten Kolaka Utara kepada Desa Lambuno. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Katoi akan terus memberikan dukungan agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan maksimal.

"Desa Lambuno merupakan representasi Kecamatan Katoi dalam Penilaian Lomba Desa Tahun 2026. Karena itu, kami mengajak seluruh unsur pemerintah desa, PKK, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kekompakan serta terus melakukan pembenahan sesuai indikator penilaian. Semangat gotong royong menjadi modal utama untuk meraih hasil terbaik," ungkap Camat Katoi.

Kepala Desa Lambuno (Masykuri, SH., MH) menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai wakil Kecamatan Katoi. Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan TP PKK Kabupaten akan menjadi bahan evaluasi dalam menyempurnakan seluruh aspek yang akan dinilai.

"Kami mengucapkan terima kasih atas pembinaan dan arahan yang diberikan oleh TP PKK Kabupaten Kolaka Utara. Seluruh perangkat desa, kader PKK, lembaga desa, dan masyarakat berkomitmen untuk terus bekerja sama melengkapi setiap indikator penilaian sehingga Desa Lambuno dapat tampil maksimal dan memberikan yang terbaik bagi Kecamatan Katoi," kata Kepala Desa Lambuno.

Selain melakukan pembinaan administrasi dan kelembagaan, rombongan TP PKK Kabupaten juga meninjau sejumlah lokasi yang menjadi objek penilaian, termasuk lingkungan permukiman, kegiatan pemberdayaan masyarakat, pemanfaatan pekarangan, serta berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Desa Lambuno bersama masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan ini diharapkan seluruh kekurangan yang masih ditemukan dapat segera ditindaklanjuti sebelum pelaksanaan penilaian resmi. Dengan persiapan yang matang, Desa Lambuno diharapkan mampu menunjukkan tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang berkualitas, serta semangat pemberdayaan masyarakat yang menjadi ciri khas pembangunan desa di Kecamatan Katoi.

Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Kolaka Utara Tahun 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh desa untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat kelembagaan desa, serta mewujudkan pembangunan yang partisipatif, mandiri, dan berkelanjutan.

 

Senin, 03 Agustus 2026

Dinas PMD Kabupaten Kolaka Utara melaksanakan Monitoring dan Evaluasi BUMDes se-Kecamatan Katoi

Katoi, Kolaka Utara – Dalam upaya meningkatkan tata kelola serta mendorong pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang profesional, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kolaka Utara melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) BUMDes se-Kecamatan Katoi. Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi target capaian kinerja serta penyusunan dan pengelolaan laporan keuangan BUMDes sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan usaha desa.

Kegiatan yang berlangsung di kantor Dinas PMD ini dihadiri oleh Camat Katoi, para Kepala Desa, Pengurus BUMDes se-Kecamatan Katoi, serta Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan Katoi. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan BUMDes di setiap desa.

Dalam pelaksanaannya, tim Dinas PMD Kabupaten Kolaka Utara melakukan penilaian terhadap perkembangan usaha yang dijalankan masing-masing BUMDes, capaian target kinerja, kelengkapan administrasi, hingga penyusunan laporan keuangan. Monitoring ini juga menjadi ruang pembinaan dan konsultasi bagi pengurus BUMDes untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan unit usaha.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Kolaka Utara (Dahring) dalam arahannya menegaskan bahwa BUMDes harus dikelola secara profesional agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

"Monitoring dan evaluasi ini bukan semata-mata untuk melakukan penilaian, tetapi merupakan bagian dari pembinaan agar seluruh BUMDes dapat berkembang lebih baik. Kami berharap setiap BUMDes memiliki target usaha yang jelas, administrasi yang tertib, serta laporan keuangan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan tata kelola yang baik, BUMDes akan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes)," ujarnya.

Sementara itu, Camat Katoi (Rusdin) menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan oleh Dinas PMD menjadi momentum bagi pemerintah desa dan pengurus BUMDes untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan usaha desa.

"Kami mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi sarana evaluasi sekaligus pembelajaran bagi seluruh pengurus BUMDes di Kecamatan Katoi. Diharapkan hasil monitoring ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, memperbaiki administrasi, dan mengembangkan potensi usaha desa secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Camat Katoi.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Dinas PMD Kabupaten Kolaka Utara berharap seluruh BUMDes di Kecamatan Katoi semakin profesional dalam mengelola usaha, mampu menyusun laporan keuangan sesuai ketentuan, serta terus berinovasi dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes diharapkan dapat menjadi pilar utama pemberdayaan ekonomi desa, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.

Kamis, 30 Juli 2026

OJT Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026

Lambuno – Dalam rangka meningkatkan kualitas data pembangunan desa, Pendamping Desa bersama Pemerintah Desa se-Kecamatan Katoi melaksanakan kegiatan On the Job Training (OJT) Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas operator desa sekaligus memastikan seluruh data yang diinput sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

OJT dilaksanakan secara langsung di masing-masing desa dengan melibatkan Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD), perangkat desa, operator Indeks Desa, serta unsur pemerintah desa. Melalui pendampingan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme pengumpulan data, verifikasi dokumen pendukung, hingga proses penginputan pada aplikasi Indeks Desa Tahun 2026.

Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Katoi menjelaskan bahwa kegiatan OJT merupakan bagian penting dalam menghasilkan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data Indeks Desa menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun arah kebijakan pembangunan desa, mengukur tingkat kemajuan desa, serta menentukan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang lebih tepat sasaran.

Selama pelaksanaan OJT, para pendamping memberikan bimbingan teknis secara langsung kepada operator desa terkait pengisian setiap indikator, teknik validasi data, serta penyelesaian berbagai kendala yang ditemui di lapangan. Pendekatan ini diharapkan dapat menyamakan persepsi seluruh pelaksana sehingga proses pemutakhiran data berjalan efektif dan sesuai dengan pedoman yang berlaku.

Selain meningkatkan kualitas data, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan tenaga pendamping dalam mendukung pembangunan desa yang berbasis data. Dengan data yang akurat dan mutakhir, pemerintah desa diharapkan mampu menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui OJT Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026, seluruh desa di Kecamatan Katoi berkomitmen untuk menyajikan data yang berkualitas sebagai fondasi perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. Semangat kolaborasi antara pemerintah desa dan tenaga pendamping diharapkan mampu mewujudkan desa-desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera demi mendukung pembangunan Kabupaten Kolaka Utara secara menyeluruh.

Rabu, 01 Juli 2026

Program Ketahanan Pangan Panen Ikan Bandeng BUMDes Sumber Berkah Desa Simbula

Simbula, Katoi – Pemerintah Desa Simbula bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Berkah melaksanakan panen ikan bandeng hasil Program Ketahanan Pangan yang dikelola oleh BUMDes Sumber Berkah Desa Simbula. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor perikanan budidaya.

Panen ikan bandeng tersebut dihadiri oleh Camat Katoi, Bapak Rusdin, S.Sos., MM, Kepala Desa Simbula, Bapak Masnur, SE, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Katoi, serta masyarakat Desa Simbula yang turut menyaksikan dan berpartisipasi dalam kegiatan panen.

Dalam sambutannya, Camat Katoi, Bapak Rusdin, S.Sos., MM, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Simbula dan pengelola BUMDes Sumber Berkah yang telah berhasil mengelola program ketahanan pangan melalui budidaya ikan bandeng. Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus menciptakan peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Simbula, Bapak Masnur, SE, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, pendamping desa, dan masyarakat. Ia berharap usaha budidaya ikan bandeng ini dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Simbula.

Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan Katoi juga memberikan dukungan terhadap pengembangan usaha BUMDes agar terus meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, baik dari sisi produksi, manajemen, maupun pemasaran hasil panen.

Masyarakat Desa Simbula menyambut baik keberhasilan panen tersebut. Selain menjadi sumber pangan bergizi, budidaya ikan bandeng diharapkan mampu membuka lapangan kerja serta menjadi salah satu usaha unggulan desa yang berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Melalui keberhasilan panen ini, Pemerintah Desa Simbula berharap Program Ketahanan Pangan yang dikelola oleh BUMDes Sumber Berkah dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi lokal untuk mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan berketahanan pangan.

Selasa, 09 Juni 2026

Penyaluran BLT Dana Desa Tahap II Periode April–Juni 2026 di Desa Maruge


Maruge, Katoi – Pemerintah Desa Maruge, Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, melaksanakan kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II Tahun Anggaran 2026 untuk periode April hingga Juni. Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat pengawalan dari berbagai unsur terkait.

Penyaluran BLT-DD Tahap II ini diberikan kepada 5 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah desa dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun penerima bantuan tersebut adalah Asruddin, Abd. Wahid, Salma, Martini, dan Mariana.

Kegiatan penyaluran bantuan dibuka oleh Bapak Irwan yang mewakili Camat Katoi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa BLT Dana Desa merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

"Kami berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Pemerintah desa juga diharapkan terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program bantuan sosial," ujar Irwan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Maruge, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa (PD) Kecamatan Katoi, Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Katoi, Babinsa, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Kader Desa, serta para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Desa Maruge dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyaluran BLT-DD merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan mengawal proses penyaluran bantuan sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Dengan terlaksananya penyaluran BLT Dana Desa Tahap II periode April–Juni 2026 ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi para penerima manfaat serta mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Maruge.

Redaksi
TPP Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara.

Senin, 01 Juni 2026

Struktur Redaksi WebBlogspot TPP Katoi


Pelindung/Penasehat: Camat Katoi

Penanggungjawab: Munirah, ST

                               Andi Masjono Rasjied, ST

Pemimpin Redaksi: Lanafidal Bahrun, S.Sos

Staf Redaksi: Muhammad Aqzar, S.Pd

Biro-biro:

1. Biro Jurnalis Desa Lanipa-nipa 

2. Biro Jurnalis Desa Ujung Tobaku

3. Biro Jurnalis Desa Katoi

4. Biro Jurnalis Desa Simbula

5. Biro Jurnalis Desa Maruge

6. Biro Jurnalis Desa Lambuno

Selasa, 19 Mei 2026

OJT KPM SE-KECAMATAN KATOI TAHUN 2026

Katoi, 2026 — Kegiatan On The Job Training (OJT) bagi Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kecamatan Katoi Tahun 2026 resmi dibuka oleh Ketua BKAD Kecamatan Katoi (Naswir). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman para KPM dalam pelaksanaan pendataan dan pendampingan masyarakat di desa.

Acara pembukaan berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri oleh para KPM dari seluruh desa di Kecamatan Katoi, pendamping desa, serta unsur pemerintah desa. Dalam sambutannya, Ketua BKAD Kecamatan Katoi, menyampaikan pentingnya peran KPM dalam mendukung program pembangunan desa, khususnya dalam bidang kesehatan, pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Beliau juga berharap melalui kegiatan OJT ini, para peserta dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lapangan secara maksimal.

“KPM memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah desa melakukan pendataan dan pendampingan masyarakat. Melalui OJT ini diharapkan seluruh peserta semakin profesional dan aktif dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ketua BKAD Kecamatan Katoi saat membuka kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi terkait penggunaan aplikasi pendataan eHDW, teknik pendampingan masyarakat, serta praktik langsung penginputan data. Kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab guna memperkuat pemahaman peserta.

Kegiatan OJT KPM Tahun 2026 ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kerja KPM sehingga program pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kecamatan Katoi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

 

Minggu, 17 Mei 2026

PERESMIAN KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH 1061 UNIT

Presiden Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam acara yang dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan melalui pengembangan koperasi yang produktif dan terintegrasi.

Sebanyak 1.061 KDKMP yang mulai beroperasi tersebut terdiri atas 530 unit di Jawa Timur yang tersebar di tujuh kabupaten, serta 531 unit di Jawa Tengah yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Operasionalisasi koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo terlebih dahulu melakukan peninjauan fasilitas Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak yang dipandu oleh jajaran menteri terkait. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung kesiapan operasional koperasi, mulai dari sistem distribusi pangan, pengelolaan hasil pertanian, hingga dukungan infrastruktur bagi pemberdayaan masyarakat desa.

Usai peninjauan, acara peresmian dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan doa bersama. Suasana berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih, unsur TNI-Polri, kepala daerah, serta para pengurus koperasi dari berbagai daerah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian ini bukan sekadar meresmikan bangunan fisik, melainkan menghadirkan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa di Indonesia. Menurut Zulhas, KDKMP merupakan bentuk pelaksanaan ekonomi konstitusional, di mana negara hadir untuk memastikan rakyat menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat utama pembangunan.

“Inilah wujud ekonomi konstitusional. Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok, tetapi memastikan rakyat menjadi pelaku utama dan penerima manfaat utama pembangunan. Itu selalu arahan Bapak Presiden kepada kami,” ujar Menko Zulhas.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP merupakan tonggak bersejarah bagi Indonesia. Kepala Negara menilai langkah tersebut menjadi pencapaian penting karena untuk pertama kalinya pemerintah mampu meresmikan ribuan koperasi yang telah siap beroperasi secara fisik lengkap dalam waktu yang relatif singkat.

“Hari ini adalah hari yang penting, adalah tonggak bersejarah. Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, kalau kita cari ada suatu negara, suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi seribu lebih koperasi secara fisik, gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada, ada truk, ada pickup, ada kendaraan tiga roda, saya kira hari ini cukup penting,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menyoroti kecepatan pembangunan program tersebut yang menurutnya berhasil diwujudkan kurang dari satu tahun sejak konsep awal dirancang. Bahkan, pembangunan fisik koperasi disebut baru dimulai sekitar November 2025 dan dalam waktu sekitar tujuh bulan pemerintah telah berhasil mengoperasionalkan 1.061 koperasi.

“Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi. Tetapi, tadi dilaporkan oleh Menko Pangan, secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000, 9.000 gedung, 9.000 gudang, 9.000 sistem. Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ungkap Presiden Prabowo.


Senin, 13 April 2026

OJT Pemeringkatan BUMDes Kecamatan Katoi Tahun 2026

 

OJT Pengisian Kuesioner Pemeringkatan BUMDes Kecamatan Katoi Tahun 2026

Lasusua - Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), telah dilaksanakan kegiatan On the Job Training (OJT) pengisian kuesioner pemeringkatan BUMDes se-Kecamatan Katoi Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Miken Cafe & Resto Lasusua.

Kegiatan OJT ini difasilitasi oleh Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Pendamping Desa (PD) Kecamatan Katoi, dengan tujuan memberikan pemahaman teknis kepada pengelola BUMDes dalam mengisi instrumen pemeringkatan secara tepat dan akurat. Pengisian kuesioner ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pengembangan BUMDes agar lebih profesional dan berdaya saing.

Turut hadir Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Kolaka Utara yang memberikan arahan sekaligus pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan. Dalam sambutannya, TAPM menekankan pentingnya validitas data dalam kuesioner sebagai dasar penilaian kinerja BUMDes di tingkat kabupaten hingga nasional.

Peserta kegiatan terdiri dari pengurus BUMDes se-Kecamatan Katoi yang mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi, serta praktik langsung pengisian kuesioner. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya interaksi selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh BUMDes di Kecamatan Katoi mampu memahami indikator pemeringkatan serta meningkatkan kualitas tata kelola usaha desa. Dengan demikian, BUMDes dapat berkontribusi lebih optimal dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan evaluasi, serta komitmen bersama untuk terus memperkuat kapasitas BUMDes di wilayah Kecamatan Katoi.

Kamis, 09 April 2026

Rakor TPP Kolaka Utara, April 2026


Rakor TPP Kolaka Utara, April 2026

Lasusua – Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Kolaka Utara menggelar rapat koordinasi (rakor) melalui zoom meeting dalam rangka memperkuat kinerja pendampingan desa, pada hari Kamis 9 April 2026.

Rakor tersebut diikuti oleh seluruh tenaga pendamping desa (TAPM, PD dan PLD) di wilayah Kabupaten Kolaka Utara dan membahas sejumlah agenda penting terkait program pemberdayaan dan pembangunan desa.

Koordinator TPP Kabupaten Kolaka Utara (A. Nur Amri) dalam arahannya menyampaikan pentingnya sinergi dan peningkatan kinerja pendamping dalam menghadapi target program tahun 2026. “Pendamping desa diharapkan dapat bekerja lebih optimal dan terukur, terutama dalam mendukung program prioritas nasional,” ujarnya.

Adapun agenda utama yang dibahas dalam rakor meliputi:

  1. SPK dan Adendum TPP Tahun 2026
    Peserta rakor mendapatkan penjelasan terkait penyusunan Surat Perjanjian Kerja (SPK) serta adendum untuk tahun 2026. Hal ini bertujuan untuk memastikan kejelasan tugas, tanggung jawab, serta indikator kinerja bagi seluruh TPP.
  2. Percepatan Pemeringkatan BUMDes
    Rakor juga menekankan pentingnya percepatan pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai indikator perkembangan ekonomi desa. Pendamping desa diminta aktif melakukan pendataan, pembinaan, serta pelaporan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
  3. Evaluasi BlogSpot Desa
    Dalam upaya mendorong transparansi dan digitalisasi desa, dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan BlogSpot desa. Pendamping desa diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi media digital sebagai sarana informasi publik dan promosi potensi desa.

Selama kegiatan berlangsung, peserta rakor juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan, sehingga dapat dirumuskan solusi bersama.

Dengan terselenggaranya rakor ini, diharapkan seluruh TPP di Kabupaten Kolaka Utara dapat semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas pendampingan, serta mampu mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.

Minggu, 05 April 2026

Program Ketahanan Pangan-Panen Ikan Bandeng

Panen Perdana Ikan Bandeng, BUMDes Sumber Berkah Simbula Dorong Ketahanan Pangan Desa

Simbula  – Program ketahanan pangan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Berkah Desa Simbula Kecamatan Katoi Kabupaten Kolaka Utara, mulai menunjukkan hasil positif. Hal ini ditandai dengan panen perdana ikan bandeng yang dilaksanakan pada pekan ini di area tambak desa.

Kegiatan panen tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, pengurus BUMDes serta masyarakat setempat yang turut berperan dalam pengelolaan tambak. Kepala Desa Simbula (Masnur, SE) menyampaikan bahwa program budidaya ikan bandeng ini merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong perekonomian masyarakat desa.

“Program ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi warga,” ujarnya.

BUMDes Sumber Berkah Simbula mengelola tambak secara bertahap dengan memanfaatkan potensi lahan pesisir yang selama ini belum optimal. Dengan pendampingan teknis serta kerja sama masyarakat, budidaya ikan bandeng berhasil menghasilkan panen yang cukup memuaskan pada tahap awal.

Ketua BUMDes (Mayasari) menjelaskan bahwa hasil panen akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat desa serta dipasarkan ke wilayah sekitar. Ke depan, pihaknya berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Masyarakat desa menyambut baik keberhasilan panen tersebut. Salah satu warga mengaku program ini sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan keluarga serta memberikan keterampilan baru dalam bidang budidaya perikanan.

Pemerintah Kecamatan Katoi turut mengapresiasi inisiatif Desa Simbula dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan.

Dengan adanya program ini, Desa Simbula optimistis dapat menjadi salah satu desa mandiri pangan di Kabupaten Kolaka Utara, sekaligus memperkuat ekonomi berbasis masyarakat.